Cara membuat pecakapan menggunakan be verbs

Pelajaran kali ini adalah Be Verbs. Apakah itu Be Verbs?

Be verbs adalah salah satu aturan bahasa Inggris yang benar-benar mutlak, tidak boleh tertukar. Be verbs terdiri dari: am, are dan is. Be verbs ini haruslah dipasangkan sesuai dengan subjeknya masing-masing dalam bahasa Inggris. Btw. Tahu enggak sih, apa itu subjek? Ah, masa?

Coba, apa itu subjek?
Baiklah. Jadi, subjek itu adalah pelaku dalam sebuah kalimat. Seperti; I, she, he, it, we, they, dan you. Penggunaannya dalam be verbs seperti berikut:
“Am” digunakan untuk “I”.
“Is” digunakan untuk “she”, “he”, “it”.
“Are” digunakan untuk “we,” “they”, “you”.

Contoh “Be” verbs:

• I am a student.
• I am strong.
• She is a teacher.
• He is funny.
• It is hot.
• We are happy.
• They are sad.
• You are a clown.

Be verbs dapat diubah menjadi kalimat negatif dengan menambahkan “not’ setelah be verb. Ingat ya, “not” diletakkan setelah “be verbs”!
• I am not a student.
• I am not strong.
• She is not a teacher.
• He is not funny.
• It is not hot.
• We are not happy.
• They are not sad.
• You are not a clown.

Be verbs dapat juga diubah menjadi kalimat tanya, hanya dengan menukar posisi be verbs-nya ke depan, dan selalu diakhiri dengan tanda tanya. Perlu diperhatikan, be verbs-nya diletakkan di depan dan kalimat selalu diakhiri dengan tanda tanya (?). Ingat itu!!! Jangan sampai lupa!
• Am I a student?
• Am I strong?
• Is she a teacher?
• Is he funny?
• Is it hot?
• Are we happy?
• Are they sad?
• Are you a clown?

Oke, sejauh ini mengerti, kan? Semoga saja mudah dipahami. Nah, sekarang cobalah membuat percakapan dengan menggunkan be verbs! Cukup mudah kok, yang penting subjek dan be verbs-nya tidak tertukar, kalimat itu pasti bisa dipahami lawan bicara.

Mari kita lanjutkan cerita Romah dan Ani.

“Are you happy?” tanya Ani kepada Romah, tatapannya penuh lirih.

“Yes, i’m,” jawab Romah lantas tersenyum simpul. Rasa kecewa itu tak dapat disembunyikan dari wajah berewoknya.

Cinta yang tak berbalas memang selalu membuat keluh kepada semua insan, termasuk Romah. “Ani,” panggil Romah pelan, “Is it hot?” Lihatlah, betapa dia kepanasan, padahal suhu udara di sekitarannya cukup adem. Butiran air lelah sampai bercucuran mengikuti garis wajah tegas itu.

“Not, I am not.” Ani membuang pandangannya ke sembarangan arah. Lalu, sepuluh menit berlalu mereka tak saling menegur. Diam!

Oke, cukup sekian cerita mereka, nanti kita sambung lagi. Kasihan aku melihat mereka. Mereka ingin sekali bercerita banyak, tetapi apalah dayah. Kosa kata sama aturan bahasanya masih sangat terbatas. Wkwkwkw. Baiklah sampai jumpa di nex chapter.

Sumber referensi: http://www.talkenglish.com

5 thoughts on “Cara membuat pecakapan menggunakan be verbs

  1. snismset Balas

    There are some fascinating cut-off dates in this article but I dont know if I see all of them middle to heart. There’s some validity however I’ll take maintain opinion till I look into it further. Good article , thanks and we want extra! Added to FeedBurner as well
    Fresh Erotic movies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *